Domain Name System atau disingkat DNS adalah sebuah sistem yang meyimpan sebuah nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data yang tersebar di dalam jaringan komputer. DNS berfungsi menangani translasi penamaan host-host kedalam IP Address, dan juga sebaliknya dalam menangani translasi dari IP Address ke Domain atau Hostaname.
Di internet, komputer berkomunikasi satu sama lain hanya dengan mengenali IP-Address yang terdiri dari angka saja. Namun kita akan sulit jika mengingat dengan angka dari pada sebuah huruf. Misalnya alamat website A adalah 216.58.201.46 dan website B adalah 31.13.76.68. Jika dalam sebuah nama domain A adalah google.com dan B adalah facebook.com. pasti lebih mudah mengingat dengan sebuah nama domain kan?
Jadi untuk itu DNS Server dibuat, dimana alamat IP akan diubah menjadi domain, begitu juga sebaliknya. Aplikasi DNS yang akan kita gunakan kali ini adalah bind9 pada Debian 7
Langkah Install :
- Login sebagai SuperUser. dan install DNS dengan perintah #apt-get install bind9
- Masuk ke direktori bind agar lebih mudah. ketik perintah #cd /etc/bind
- Edit file nano.named.local, dengan perintah #nano named.conf.local
- Muncul tab pengisian zone, isikan seperti contoh berikut :
- Backup konfigurasi bind dengan menyalin nama baru. ketik perintah #cp db.local db.nando dan #cp db.127 db.192
- Edit file db.nando ketik perintah #nano db.nando
dan konfigurasi seperti berikut
- Edit file db.192 juga dengan perintah #nano db.192 dan konfigurasikan seperti berikut
- Restart bind9 dengan perintah #service bind9 restart. jika muncul ok konfigurasi berhasil dan tidak ada yang error.
- Setelah di restart kita cek file /etc/resolv.conf, edit seperti berikut dengan perintah #nano /etc/resolv.conf
- Jika sudah sekarang kita cek apakah bind sudah berjalan dengan baik dan tidak ada yang error.
kita beri perintah #nslookup harianinformatika.net dan #nslookup www.harianinformatika.net dst.
- Contoh di atas menandakan konfigurasi dns berhasil. Jika ada hasil yang bertuliskan **server can't find harianinformatika.net: SERVFAIL maka terdapat konfigurasi masih salah
- Kita cek pada client Windows. Konfigurasikan dns client seperti gambar ini
- Masuk ke cmd dan coba untuk memberi perintah ping ke domain yang sudah diterjemahkan oleh dns server.
zone "harianinformatika.net" {
type master;
file"/etc/bind/db.nando";
};
zone "19.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file"/etc/bind/db.192";
};
Gambar diatas menandakan ping domain dari client sudah terhubung ke server, kesimpulan nya konfigurasi dns berjalan dengan baik.
- Sekian dulu tutorial Install dan Konfigurasi DNS Server pada Debian 7. Masih ada konfigurasi lain yang akan di bagi seperti cara konfigurasi web server dan mail server dll yang akan dibahas pada postingan selanjutnya.












0 komentar